JAKARTA- (TribunOports.com)

Rumah TUAN Indonesia dipastikan tanpa judul dalam seri perdana Turnamen Tenis Internasional Combiphar Open 2019 yang berlangsung di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta.

Satu-satunya harapan Indonesia di nomor ganda putra, duo Muhammad Rifqi Fitriadi / Anthony Susanto kandas di perempat final yang dimainkan Kamis, (8/8).

Pasangan itu dipaksa menyerah 5-7, 1-6 ketika menghadapi unggulan kedua, SD Prjwal Del / Niki Kaliyanda Poonacha dari India. Kegagalan ini membuat pemain Indonesia harus berjuang lebih keras di turnamen internasional berlabel ITF World Tennis Tour.

Dalam pertandingan delapan babak besar ini, duo Rifqi / Anthony benar-benar tidak bermain buruk. Mereka bahkan dapat mengimbangi permainan lawan. Hanya saja lawan mereka dari India juga lebih unggul daripada jam terbang yang jauh lebih tinggi.

Pasangan Prajwal Del / Niki Kaliyanda sering berpartisipasi dalam turnamen tingkat internasional baik di India maupun di luar negeri.

"Ini bukan hasil yang kita inginkan, tetapi yang penting adalah kita bisa mengimbangi permainan mereka di pertandingan ini. Jam terbang mereka memang lebih tinggi di turnamen di tingkat ini," kata Anthony setelah pertandingan 65 menit di The Sultan Hotel dan Lapangan tenis Residence Jakarta.

"Kami yakin akan mendapatkan hasil yang lebih baik dalam dua seri Combiphar Tennis Open 2019 berikutnya dalam persiapan untuk SEA Games Manila, akhir tahun ini. Kami membutuhkan banyak pertandingan ketat," kata Rifqi, yang akrab disapa Tole.

Sementara itu, David Agung Susanto (28) yang berpasangan dengan perwakilan Inggris, Jonathan Gray juga tersingkir dari kompetisi delapan besar. Pasangan yang telah mengumpulkan gelar ganda pada tingkat ini di Singapura, dua bulan lalu, harus mengakui manfaatnya diunggulkan ketiga, Luca Castelnuovo (Swiss) dan Rhett Purcel (Selandia Baru). David / Gray kehilangan 67 menit dalam pertandingan dengan skor akhir 3-6 5-7.

Combiphar Tennis 2019 yang telah hadir selama empat tahun mewarnai dunia tenis di negara ini tidak pernah berhenti menghadirkan kejutan. Di sektor tunggal, Jonathan Gray berhasil menyingkirkan unggulan kedua dari Taiwan, Chien Hsun Lo. Gray berada di depan peringkat dunia ke-520, 6-2 6-0.

Di babak perempat final tunggal, Jumat (9/8), Gray kembali terlibat dalam pertandingan dengan unggulan Emiliano Maggioli dari Italia yang diunggulkan di urutan ketujuh di peringkat ATP-610.

Hasil Kamis (8/8)

Perempat Final Ganda

3-Luca Castelnuovo (Switzerland) / Rhett Purcell (Selandia Baru) v Jonathan Gray (Inggris) / David Agung Susanto 6-3 7-5

2-SD Prajwal Dev / Niki Kaliyanda Poonacha (India) v M. Rifqi Fitriadi / Anthony Susanto 7-5 6-1

Jadwal Jumat (8/9)

Perempat Final Tunggal

Takashi Saito (Jepang) v Soichiro Moritani (Jepang)

4-Manish Sureshkumar (India) v Vladyslav Orlov (Ukraina)

Lucas Vuradin (Australia) v 3-Kuan Yi Lee (Taiwan)

7-Emiliano Maggioli (Italia) v Jonathan Gray (Inggris Raya)

Semi Final Ganda

3-Luca Castelnuovo (Swiss) / Rhett Purcell (Selandia Baru) v 2-SD Prajwal Dev / Niki Kaliyanda Poonacha (India)

Kuan Yi Lee / Shao Fan Liu (Taiwan) v 4-Dusty H. Boyer (Amerika Serikat) / Pak Long Yeung (Hong Kong). TOR-08

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here